Happy, Are You?

“Apakah aku mengurangi rezeki-mu satu butir beraspun dari yang seharusnya aku berikan?”

“Apakah aku mengurangi umurmu satu detikpun dari yang seharusnya aku gariskan?"
“Apakah ada satu kejadianpun di dunia ini yang tidak aku ketahui?”
“Apakah ada satu kejadianpun di dunia ini yang terjadi diluar kehendak-ku?”

“Bukankah sudah kubilang sesudah keburukan pasti akan datang kebaikan?”
“Lalu kenapa kamu begitu bersedih?



***


---sekarang saya mo bahagia saja---


bukan dengan ini:



---Apalagi dengan mas ini:













(don't kill Bilawal Bhutto he's hot!)




Cukup bisa ngeliat ini saja:

Tiap pagi, sambil sehat, sambil nafas, sambil ada makanan, sambil punya kerjaan .



god i am so blessed.

1 comments:

dodol said...

"lalu kenapa kamu bersedih?"

~~karena Tuhan terlalu pintar dalam menempatkan kita sejauh mungkin di batas akhir kesabaran, melemparkan kita di kamar penuh ketidakberdayaan. Lalu kita lupa tentang nafas dan cahaya mentari pagi yang begitu indah.
Gak pengen bilang begitu. Tapi sungguh, saya benar-benar hampir lupa.. :(