LIBUR KAN TIBA

Duh gusti nu asih... nu agung... semoga aku bisa di ijinkan untuk akhir tahun ini mengunjungi pulau ini:


Pict from: Center for Southeast Asia, University of Wisconsin - Madison 2002.



Sempu...May i see you...?



gbr diambil dari sini

NARSIS

Deket-deket PEMILU foto-foto caleg narsis bertebaran di mana-mana, terutama di daerah pinggiran. jadi males jalan-jalan ke pinggiran kota. Untung biaya billboard di Jakarta terutama di jalan protokol mahal banget jadi gua agak tenang kalo jalan-jalan di wilayah protokol. Paling enggak, gak perlu nahan muntah ngeliat kotoran-kotoran itu nyampah di mata gua.

FATWA SI POPI

Di luar sikap gua yang ngerasa bahwa sebetulnya Perkumpulan Orang Pintar Indonesia (POPI) itu penting adanya untuk bikin ijtihad ngilangin kebingungan umat, gua juga ngerasa si POPI ini suka gak banget dalam mengeluarkan fatwa-fatwa, kadang untuk kepentingan kelompok, kadang tanpa landasan yang jelas dan argumentasi yang cerdas. Gua jadi gak yakin mereka beneran "Orang Pintar" yang bisa dipercaya atau cuma sekedar alat golongan sih? Trus kriteria apa sih yang dipakai supaya "Orang Pintar" tertentu bisa jadi anggota POPI (at least kasih tahu lah ke masyarakat mumpung jaman nya transparansi, apalagi soal agama yang berlandaskan pada kejujuran toh).

Sebetulnya keraguan gua terhadap POPI dah cukup lama tapi semalem jadi terpicu lagi dengan pemberitaan soal fatwa haramnya golput. Wha? jadi halal-haram udah masuk ke area kewajiban memilih di kancah politik ya? padahal kita gak perlu pake melek buat tahu kaya apa bau bangke nya itu sistem politik di Indonesia. (muntah bentar).
Gini deh... kalo kita diwajibkan untuk milih antara kotoran anjing, ingus babi, atau aer kencing monyet untuk dikonsumsi. Mana yang mo dipilih? Gak ada yang mending kan? dan kali ini kotoran itu jumlahnya ada ratusan Pelacur Politik dari puluhan partai.

ELO GAK MILIH = HARAM = DOSA

Jadi kalo elo dateng ke TPS milih tapi terpaksa karena takut haram artinya elo terbebas dari dosa. Sungguh aneh Si POPI ini ijtihad macam apa, sanadnya darimana, dan asbabun ijtihadnya kenapa gak dijelaskan. Coba kalo masyarakat yang tergolong umat itu seperti saya bisa dapet penjelasan fatwa yang dibuat dengan cara yang masuk akal? mungkin saya akan nurut dan menerima...Ahemm!! mempertimbangkan ulang dan melakukan ijtihad sendiri kemudian bikin fatwa pribadi deh (hehe tetep).

Jadi kalo si POPI tetep bilang haram sementara gua tetep golput kenapa? haram menurut situ kan gak lantas bikin pantat gua bejendol?. lagipula yang haram itu menurut bang haji rhoma "asik-asik dan Enak-enak" Jadi masa sih gua gak mau "enak"? dan perlu diketahui gua ini anaknya "Asik" jack!!

NOTES:
Betewe apa kabar tuh fatwa haram rokok? kan dah jelas lebih besar mudharat daripada manfaatnya. kok kesannya si POPI gak seserius dan segahar seperti waktu mengadili Lia Edan ya? ohh...ternyata karena masih banyak orang pinternya yang ngerokok dan sodaraan sama pengusaha rokok besar di Indonesia. jadi jangan heran.

Indonesian Idol

Setelah berpuluh tahun yang lalu dia menghiasi layar kaca, aku masih merindukannya. Dia yang pernah membuatku lupa sarapan pagi, membuatku malas di sisir sehabis mandi, membuatku kangen ingin malem minggu cepat berakhir agar bisa berjumpa dengannya, membuatku bermimpi datang ke TVRI, membuat hari-hariku begitu penuh kerinduan akan kehadirannya.
Akhirnya malam itu aku bertemu dengannya. Tampak tergeletak tak berdaya di ruang art, manyun tapi tetap awet muda. Masih dengan peci yang sama, baju yang sama, sarung yang sama... ah... dia masih sederhana seperti dulu.
Sebelum era Peter Pan, Sebelum ada Mulan Jameelah. Dia muncul dengan kesederhanaan Band Dekil nya yang sungguh klasik abis.Malam ini aku ingin menyanyikan lagunya pada nada dasar G, kemudian C mayor, Ais, dan terus berganti-ganti...

AKU ANAK SEHAT

Aku anak sehat, tubuhku kuat
Karena ibuku rajin dan cermat
Semasa aku bayi slalu diberi ASI
Makanan bergizi dan imunisasi

Reff:
Berat badanku ditimbang slalu
Posyandu menunggu setiap waktu
Bila aku diare, ibu slalu waspada
Pertolongan oralit telah siap sedia

Pict. Unyil dan Kucingnya