APA?

Apa yang kamu lakukan jika kamu berada dalam satu barisan. Orang-orang disekeliling mu meneriakan bahwa barisan ini menuju ke arah jurang. Apakah kamu tetap berjalan karena percaya bahwa pemimpin di depanmu benar-benar mengetahui arah perjalannya, atau berbalik arah dan meninggalkan barisan karena kamu tahu bahwa keyakinan pemimpinmu atas dasar bahwa pengikutnya masih ada dibarisannya.
Apa yang kamu lakukan jika kamu adalah seorang pemalas yang terlalu malas untuk mencari jalan keluar dari masalahmu. Selain tetap bermalas-malasan sambil menunggu orang lain mencarikan jalan keluar. Kamu tidak akan pernah kebingungan, karena bingung itu perlu pemikiran, dan kamu terlalu malas untuk berpikir.
Apa yang kamu lakukan kalau kamu sadari setiap apa yang kamu lakukan adalah kesia-siaan. Selain otomatis berbohong bahwa sesuatu itu penting, kemudian berbohong lagi dengan mengatakan semua baik-baik saja, disela-sela itu menambahkan kebohongan bahwa kamu bahagia, supaya total, supaya tuntas.
Apa yang kamu lakukan kalau semua jalan, semua hubungan, semua perasaan yang kamu yakini menenangkan tiba-tiba buyar. Selain mengutuk, kemudian mencoba hubungan baru, lalu gagal lagi, kemudian mencari sebanyak-banyaknya tanpa peduli bahwa dasar semuanya adalah salah. Tidak ada alasan yang benar untuk sesuatu yang salah. Dan ketika semuanya gagal kamu lalu malu-malu kucing beringsut pada pencipta, bukan untuk mengutuknya tapi untuk menarik simpatinya. Untuk ini mari bicara.
Apa yang kamu lakukan kalau kamu tahu bahwa kamu adalah orang yang tidak tahu berterima kasih. Atas nafas yang kamu hirup, atas kesehatan yang kamu rasa, atas kesenangan yang yang kamu nikmati, atas kesedihan yang kamu derita, atas ketidakmampuan yang kamu pikul. Lalu kamu sombong atau terlalu bingung untuk merasakan perasaan yang sebenarnya. Selain akhirnya merangkak-rangkak kelelahan dan berharap semuanya akan baik-baik saja. Selamat kamu pendusta nomor satu.
Apa yang kamu lakukan
Karena saya tidak punya jawaban

0 comments: