Showing posts with label Hujan Turun Lagi. Show all posts
Showing posts with label Hujan Turun Lagi. Show all posts

PACAR

Pacar, Kamu genit menyapaku saat ku lengah minta dipacari. Kamu senang menipuku dengan kata-kata rindu dan cinta yang aku suka. Seperti anak kecil yang mendapatkan balon warna kemudian diam-diam melepaskannya ke udara.
Seperti itulah kamu. Gas Helium dalam balon yang mudah kuterbangkan biar terbawa angin. Saat aku bosan warnanya, saat aku lelah memegangnya, saat aku malas menggenggam talinya. dan dikejauhan ibu menawarkan es krim vanilla di panas peluh.
Seperti itu
Sungguh

RAMBUT

Rambutku mulai rontok. Bukan salah shampoo bukan juga karena sakit panas. Rambutku mungkin terlalu lelah hidup di kepalaku yang tinggal setengah jarak menuju awal penciptaannya.
Untuk kemudian didaur ulang menjadi pohon kelapa dan mayangnya.

SEGITIGA

Kamu cinta dia, dia cinta aku, dan aku cinta kamu. Lalu kita berkejaran, ujungnya tidak berujung apalagi bercinta. Karena cinta kita adalah bangun tanpa ruang. Sifatnya tidak kongruen dengan kenyataan yang paling bisa dijamah dalam bahasa eksakta. Bahwa satu tambah dua sama dengan tiga.
Lalu semua berbalik akhirnya menjadi kamu cinta aku, dia cinta kamu sekaligus cinta aku.
Dan aku?
Jadi tidak berselera sama sekali.
Karena diantara kalian berdua tidak ada yang hatinya sama dan sebangun dengan ruang paling purba yang pernah terlintas di pikiranku.
Maaf.

TENTANG ASTEROID

Asteroid adalah salah satu benda langit yang akhir-akhir ini sering mengingatkan saya. Bayangkan saat dimana bumi berada pada track orbit yang sama, atau bersinggungan pada poros lintasnya?. Akan terjadi tumbukan yang sangat berbahaya bagi segala yang ada di bumi. Untunglah Tuhan saya maha melindungi, dia selimuti tempat saya berpijak dengan atmosfir. Sehingga kejadiannya adalah asteroid tersebut pecah saat menumbuk atmosfir kemudian diserap lapisan stratosfir dan disebarkan ke seluruh globe.

Amankah saya? Saya jawab tidak, karena dalam jangka waktu beberapa ratus tahun bumi pasti akan berada pada lintasan asteroid yang sangat besar dengan diameter lebih dari 300 meter. Asteroid sebesar ini tentu tidak mungkin pecah saat bertumbukan dengan selimut bumi. Dia akan terus melaju sehingga mencapai saya. Para ahli yang meneliti asteroid memperkirakan asteroid sebesar itu akan menciptakan lubang sebesar tujuh kilometer di bumi dan berdampak rusaknya tempat dalam radius 52 kilometer. Jika asteroid ini jatuh ke tengah kota maka bisa dibayangkan berapa besar korbannya, dan jika jatuh ke laut maka timbul gelombang tsunami yang tidak bisa terbayangkan dahsyatnya.

Saya tidak tahu apakah waktu ratus tahun itu sampai di masa saya? Tapi mengingatnya cukup membuat hati saya kecut sekaligus tersenyum. Karena saya yakin saya masih punya waktu, dan saya masih bisa mengusahakan kebaikan sampai waktu yang ditentukan. Tuhanku itu memang maha misterius, dia senang menunda, dan menunda itu bukan berarti tidak akan mengalami tapi hanya diperpanjang waktunya supaya manusia bersabar.


Tuhan…Kalo besok saya lupa sholat gara-gara harus meeting dengan manusia, kirimkan dulu teman yang mengingatkan, sebelum Kamu mengirimkan asteroid buat menjemput saya…

MAKHLUK (tidak) MANIS DALAM BIS

Saya ini laki-laki yang feminis dan sangat mendukung emansipasi wanita. Tapi untuk beberapa hal maafkan saya karena membedakan perlakuan terhadap wanita. Misalnya dalam hal memberikan tempat duduk di bus kota, mempersilahkan masuk ke mobil/ ruangan/lift lebih dulu, dan menahan pintu agar terbuka, untuk dilewati oleh wanita yang berjalan di belakang saya. Tentunya hal ini sungguh bertentangan dengan asas-asas emansipasi, tapi saya senang kok memberikan pengecualian ini.
Sampai pada suatu hari panas di bulan puasa. Ban mobil kempes di garasi memaksa saya untuk berangkat ke kantor dengan bus kota. Yah walaupun urusan naik bus kota bukanlah hal yang berat buat saya, dari kecil juga kemana-mana naik bus. Tapi hari itu sebenarnya saya malas setengah mati untuk berdesak-desakan di dalam bus.Untungnya dari tempat saya naik, bus masih kosong jadi saya dapat tempat duduk yang strategis, empuk, dan dekat jendela, oh ademnya. Setelah beberapa saat menunggu tempat duduk pun hampir penuh dan bus berangkat.

Saya duduk sambil mendengarkan lagu-lagunya Chris Brown aka Rihanna’s sweety pie. Tanpa saya sadari bus mulai penuh dan ada seorang wanita muda yang kelihatannya cukup kerepotan memegang diktatnya sambil mengamankan tas dan berpegangan pada gagang besi di atas kepalanya. Sambil tersenyum saya menawarkan padanya untuk duduk di tempat duduk saya.
Seperti disambar petir (hehe lebay) dia malah melotot menatap saya dengan tatapan galak dan tidak suka. Kemudian membuang muka begitu saja. Padahal sumpah mati saya gak pake nyolek waktu nawarin tempat duduk, dan perlu diketahui saya adalah orang yang sangat sopan.

Mungkin dia pikir saya laki-laki iseng, mungkin dia pikir saya naksir padanya, atau mungkin juga dia pikir saya berniat jahat. Banyak kemungkinan-kemungkinan lain yang membuat saya bisa menahan diri untuk tidak marah-marah dan membatalkan puasa saya.
Hanya saja ingin sekali saya katakan padanya bahwa :
  • Saya bukan laki-laki iseng tapi saya iseng pada laki-laki
  • Saya tidak akan naksir wanita yang tasnya jelas-jelas Louis Vuitton KW 2 rontokan dari blok m, berkomedo segede-gede dosa, dan rambut kemerahan di iket karet krancy dekil, i rest my case.
  • Saya orang yang tulus dan kasian deh lo trauma ama Jakarta sampe gak yakin masih ada orang yang mo nawarin tempat duduk hari gini.
  • Saya hanya berniat jahat pada satu perempuan yaitu Ida Iasha itupun karena dia mau-maunya jadi istri solehah di filmnya Rhoma Irama. Walaupun sudah 15 tahun yang lalu tapi cukup menyakitkan buat saya menyaksikannya.

Untuk kejadian di atas mohon maaf kalau akhirnya saya mengubah pandangan saya bahwa ternyata tidak semua wanita layak diberi tempat duduk di bus. Karena mulai sekarang saya harus melakukan screening dan memberikan beberapa persyaratan untuk menggerakkan hati memberikan tempat duduk pada wanita. Dan kriterianya adalah sebagai berikut:

  • Wanita tersebut harus berumur yang mengindikasikan dia atau beliau tidak sanggup berdiri. Caranya? lihat saja secara fisik. Pasti kita nyadar kok kalau ibu-ibu ini atau tante itu kayaknya layak deh buat ditawarin tempat duduk.
  • Wanita hamil
  • Wanita yang membawa anak kecil
  • Anak kecil
  • Cacat tubuhnya
  • Sakit/kelihatan mo pengsan/mabok darat


Diluar itu, nehi babuji! gak bakalan deh tempat duduk saya relakan. Dan kalau suatu saat tergerak untuk memberi tempat duduk buat perempuan di luar kriteria di atas, saya harus pastikan benar-benar kalau wanita tersebut cantiknya lebih daripada Ida Iasha. Jadi kalau dia melotot marah-marah, tinggal colek aja pantatnya. hehehe

SANG KODOK, EH SANG UJAN...!

Hari yang menghawatirkan, kenapa? Karena hari itu matahari hampir gak nongol. Kok bisa? Ya karena mendunglah, (pasti kalian pada suudzonnya karena gak ada diskon deh hihi rasain!). Emang kenapa kalo mendung? Ada yang bilang kalo mendung biasanya indikasi akan terjadi hujan, tapi ini rahasia ya… (hehe padahal babi ngepet juga tau). Nah sang kodok eh sang hujanlah yang bikin seorang cowok apaan terus gelisah memandang ke atas (tentunya karena langit ada diatas, kalo di bawah pasti dia akan memandang ke bawah, ahhh apaan sih?).
Cowok apaan yang hari itu adalah siapa-siapa itu tampak sangat absurd, dengan bulu-bulu muka yang kaga sempet dicukur, dan pandangan lesu terlihat berusaha untuk setegar Rossa. Hari itu dia jadi punya agama, mulutnya komat-kamit sholawatan dan terus berdoa supaya ujan kaga jadi turun. Dia adalah siapa-siapa, karena hari itu dia bertanggung jawab terhadap kelangsungan acara yang dibuat open air berbudget milyaran rupiah di depan sebuah gedung mentereng renteng-renteng di kawasan Tendean yang biasa kita sebut juga stasiun TV “T” Milik “K” Bersama (maskingnya percuma boss).
Cowok apaan hanya bisa memandang miris ke atas panggung setiap kali dia menyaksikan rehearsal dancer, dan rehearsal kolaborasi artis penyanyi yang asik sadis….semuanya wasted kalo sampe ujan pas genjreng mulai…oh nistanya hidupku… demikian mungkin apa yang ada dihatinya. Tapi dia terus berdoa. Liat awan mendung, astaghfirulloh, liat angin bergerak kencang, subhanalloh, inna lillahi, liat cewek bekutang doang, alhamdulillah, eh enggak ding mana ada cewe bekutang doang lari-lari dipanggung (ahhh bukan gituh, dia kan lagi doa abis-abisan gak mungkin dia tergoda kaya gituan kecuali yang berkutang brad pitt hehe).
Akhirnya dia hanya bisa pasrah dan berusaha untuk mengingat-ingat kebaikan apa yang pernah dia lakukan yang bisa menghasilkan karma baik padanya di hari itu.
Dan…gak ada loh! Ternyata dia bukan orang baik walopun gak jahat juga. Cowok apaan itu nyebelin, gampang mengutuk orang, judes, rese, payah, mo menang sendiri, gatelan, gratisan, suka melakukan pelecehan intelijensi dan pelecehan busana, suka menggunting di lipatan, suka menohok kawan seiring, ignoran, banci kaleng, norak, biadab, prett dut cuiih!. Dan cowok apaan pun menangis dalam hati karena tampaknya tidak ada satu celahpun yang bisa menolongnya untuk menghindari hujan, bahkan sang pawang pun tampaknya sudah agak-agak nyerah dengan mengirimkan sms yang isinya:
Pawang: “Assalamualaikum, pak sepertinya siang ini hujan tapi insya alloh nanti malem gak ujan” WTF? Dia kan disewa 3 hari, udah 2 hari lewat ujan terus, dan di hari J nya (gua bosen hari H) malah mo di ujanin lagi, kapan dia bisa rehearsal?.
Cowok Apaan: “Kalo bisa jangan sampe ujan pak, mari kita doa sama-sama” (kedengarannya sabar dan wise totalitas kan? Padahal dalem hatinya…bedebah! Dari jamannya tukang balon aerobic juga harusnya pawang ujan yang optimis doanya, buat apa elo dibayar 3 juta perak sehari germo!).
Dan… gak ujan
Serius?
Iya gak ujan sampe kelar acara, sampe kembang api yang seperempat ton itu meledak di udara, sampe disalamin sama klien-kliennya cowo apaan, sampe orang-orang yang dari kemaren bikin susah cowok apaan dimaapin dengan tulus sama dia, sampe cowok apaan nyengir-nyengir binal saat ngeliat cheerleader roknya melorot, lho?!. Ah cowok apaan seneng banget, walopun hari itu dia jomblo berat, karena pacarnya lagi kerja jauh ngerakit laptop di Osaka (hehe curhat Bu? Iya neng…mampir!?!).
Dengan penuh rasa syukur cowok apaan menunduk dan bersujud di sebuah ruangan kecil di belakang lemari meja kantornya, sekedar mengucapkan alhamdulillah, memanjatkan semua rasa syukur pada tuhannya yang setiap hari sangat baik, selalu memaafkan segala kesalahan dan selalu memberi yang terbaik buat dia. Yang maha besar, yang maha melindungi, yang maha misterius. Semoga setelah ini cowok apaan bisa berubah jadi cowok yang lebih baik. Dari jendela kaca di lantai 8 gedung mentereng renteng-renteng hujan mulai menetes, titik-titik kecil air yang kemudian menjadi besar sedikit demi sedikit.
Hujan paling indah yang pernah dia lihat.

*) Gua maapin semua orang yang kemaren-kemaren bikin susah gua, sesama mahkluk kita harus saling memaafkan (hah kita? Elo aja kaleee gua mah mo naek haji).
Terutama elo tuh yang rese banget sok punya hak milik studio, emang studio punya tante girang lo, bikin kerjaan gua makin susah aja, jadi harus syuting diluar gedung kaya gelandangan padahal kan tadinya gua dapet Studio 1 duluan.
Gua cuman mo ngomong “Tae lo!!!” (hehehe tetep!)

Gembot 100 days


Gembot, busway, bawel, pundung, cunihin, colek dikit curhat, Kang buntal, bola-bola........ Kangennnnnnnnnnnn........!(hiks)
(Big dicky in memoriam, 1975-2007)

SUPER HERO

"Kamu harus terus mengisi impianmu dengan segala hal gila-gilaan atau hal paling aneh sekalipun asalkan ada saya disana. Kamu tidak harus mencintai lagu Rhoma atau merindukan Evie Tamala, tapi kamu harus ingat saya, setiap mereka mampir secara tidak sengaja dikupingmu. Kamu harus tau bahwa dimanapun kamu berada ada orang yang menganggapmu begitu penting, begitu indah, begitu layak dicintai. Kamu harus yakin bahwa setiap pagi ada orang yang mendoakan kamu, menyayangi kamu, dan menghujanimu dengan cintanya yang belum sempat dia titipkan sampai hari ini. Kamu harus tahu kalau orang itu begitu tidak berdayanya mengumpulkan keberanian untuk menatap matamu secara live broadcasted directly. Kamu harus tahu bahwa orang itu terlalu sibuk mengumpulkan kesan yang semakin hari semakin basi rasanya. Orang itu bisa dipastikan adalah saya. mungkin bukan cuma saya saja, tapi kamu harus menunggu saya. Karena saya ada untuk kamu. Kamu tahu itu."


(Dan dia pun tertawa. Tawa itu begitu kurang ajarnya pasti nanti meracuni hari-hari saya dengan harapan. Saya boleh mengartikan apa saja, karena apa sih artinya memberi nilai buat semua yang dirasa dan tidak dirasa? Masa bodoh dengan saya yang bodoh, masa bodoh dengan pertanyaan yang membalas hanyalah orang bodoh. Karena setiap tawanya itu milik saya, dan hari ini saya berhasil mengalahkan ketakutan saya untuk merasakan yang tidak, belum, sudah, atau apapun dia rasakan)

Memang lebih mudah buat saya untuk ngomongin good bye, see you in our life after when we were both cats. Tapi malem ini saya mau bengong-bengong romantis. Sambil terus mengingatkan logika bahwa "Tidak harus memiliki obyeknya, tapi perasaan jatuh cinta langka datangnya". Biasanya saya bisa hidup cukup dengan perasaan itu.

Itu saja.